Hadirkan Nuansa Elegan Di Rumahmu Dengan Gaya India (Delhi, Bangalore)

pemilihan warna

Beragam desain rumah dapat dengan mudah kita temukan di berbagai platform, baik secara media cetak maupun online. Namun, kebanyakan desain yang ditawarkan hanya itu-itu saja, semisal salah satunya yakni kini juga tengah menjadi tren, adalah desain rumah minimalis.

india

Mungkin kamu juga akan bosan dengan desain tersebut, dan lebih memilih desain yang lainnya, yang mungkin lebih menarik dan sesuai dengan kesukaanmu. Jika kamu suka dengan film Bollywood yang terkenal akan aktor Sahrulkan. Nah, bagaimana jika kamu menerapkan desain bergaya India di dalam tempat tinggal kamu bersama keluarga tersayang?

Desain Gaya India yang ditemukan di kota Delhi dan Bangalore

Konsep desain gaya India ini akan membawa hunian kamu dalam nuansa yang terasa mewah dan elegan khas Bollywood. Di India, rata-rata hunian dihiasi dengan berbagai pernak-pernik yang terbilang elegan dan bernilai sangat mewah. Diantaranya yakni, dihiasi dengan Guci, beberapa kristal, benang berwarna emas, dan masih banyak lagi untuk dapat menciptakan desain bergaya India.

Dilihat dari kebudayaan, hunian bergaya India dapat dikatakan mirip dengan kekhasan Jawa. Hal ini terlihat dari penerapan warna cokelat keemasan, ditambah dengan hiasan beberapa furnitur yang kental akan ukiran-ukiran dekoratif.

Hidupkan Suasana India Di Rumah Kamu

Apabila kamu tertarik untuk menghadirkan nuansa gaya India yang kental akan kemewahan dan elegan, kamu dapat menyimak beberapa langkah berikut ini, sebagai pedoman kamu dalam menerapkannya. Berikut penjelasan dan ulasannya.

  • Pemilihan Warna Yang Elegan

Tentu hal pertama ini merupakan kunci keberhasilan dalam mendekorasi sebuah ruangan. Jika salah memilih warna, tentu nuansa yang dihadirkan akan terasa berbeda. Masyarakat India memiliki warna cat ruangan yang begitu khas. Pada umumnya, mereka memilih dan menyukai warna seperti biru, nila, pink, hijau limau, dan emas. Tetapi tak jarang juga banyak hunian di India yang menggunakan warna netral seperti krem untuk mendekorasi ruangan.

Sementara pada beberapa aksesoris pendukung dalam dekorasi ruangan, masyarakat India lebih senang dengan aksesoris yang memiliki warna cerah dan mencolok. Hal ini terlihat pada beberapa aksesoris semisal salah satunya yakni butir-butir krisal berwarna putih mengkilap.

  • Hiasan Penuh Akan Motif

India juga terkenal akan beberapa hiasan dengan bermotif yang memiliki corak istimewa. Semisal gambar hewan seperti gajah, sapi, burung beo, burung merak, dan antelop, serta lain sebagainya. Tak sedikit juga yang mendekorasi hunian ala India dengan menggunakan motif abstrak maupun motif bunga.

  • Ruangan Sejuk

Kita ketahui jika kawasan India merupakan wilayah yang beriklim tropis seperti kita di Indonesia. Sehingga tak heran jika masyarakat mendekorasi hunian lebih mengutamakan kesejukkan. Hal ini terlihat dari langit-langit yang cukup tinggi. Yang menarik dari dekorasi India ini adalah lebih banyak menggunakan ventilasi dibandingkan jendela.

Ciptakan Nuansa Tradisional Ala Jakarta Dijual Rumah Kamu

rumah kebaya

Daerah Khusus Istimewa Jakarta atau DKI Jakarta, merupakan salah satu kota terbesar di Tanah Air, sekaligus juga merupakan Ibukota Negara Republik Indonesia. Memiliki luas sekitar 661,52 kilometer persegi, dengan jumlah penduduk yang mencapai 10 juta lebih pada tahun 2011. Kota dengan julukan sebagai Kota Metropolitan ini memiliki beragam tempat wisata, dan tentu memiliki kebudayaan sendiri. Jika Kalimantan terkenal dengan suku Dayak, DKI Jakarta terkenal akan suku Betawi.

betawi

Betawi adalah salah satu suku bangsa di Indonesia, yang masyarakatnya bermukim di Jakarta. Menurut beberapa ahli menjelaskan bahwa masyarakat Betawi adalah sekumpulan orang berdarah campuran antar aneka etnis lainnya, yang terlebih dahulu sudah tinggal di Jakarta, seperti orang Melayu, Sunda, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, dan Jawa, serta sejumlah suku pendatang lainnya seperti India, Tionghoa, Eropa, dan Arab.

Seni dan kebudayaan orang-orang Betawi sendiri dapat kita lihat dari beberapa temuan arkeologis, seperti misalnya sejumlah giwang di Babelan, Bekasi pada abad ke 11 masehi. Seiring waktu berjalan, masyarakat asli Betawi mulai tersingkirkan oleh penduduk pendatang. Sehingga mereka memutuskan untuk keluar dan pindah ke pinggiran kota Jakarta, seperti di Banten. Namun, untuk melestarikan kebudayaan asli Betawi, didirikanlah cagar budaya yang terletak di Situ Babakan.

Rumah Kebaya Asli Betawi

rumah kebaya

Jika kamu merupakan orang keturunan asli Betawi, ataupun bukan asli Jakarta sekalipun tapi berniat untuk melestarikan kebudayaan Betawi, kamu dapat melestarikannya dengan cara membangun rumah kebaya untuk tempat tinggal bersama sang keluarga tercinta. Rumah kebaya ini merupakan rumah adat asli Jakarta, oh ya, jika anda tertarik untuk memiliki hunian tradisional ini, anda bisa mendapatkannya di Rumahku.com situs rumah dijual. Adapun disebut dengan hunian kebaya, lantaran memiliki atap yang berbentuk seperti pelana yang dilipat, dan jika kita perhatikan dari sudut samping, lipatan-lipatan tersebut akan terkesan seperti lipatan kebaya.

Ciri khas dari hunian kebaya ini adalah memiliki teras yang cukup luas, dimana berguna sebagai tempat menjamu tamu, dan juga menjadi tempat untuk bersantai. Pada masa lalu, masyarakat kaum Betawi membuat pemakaman di sisi samping rumah, sedangkan di bagian depan untuk membuat sumur.

Menciptakan Suasana Betawi Di Rumah Kamu

Untuk dapat menciptakan suasana khas Betawi di tempat tinggal kamu, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa unsur penting berikut ini. Tentu sebagai pedoman kamu yang ingin membuat suasana ala Betawi. Berikut ulasannya.

  • Material Atap dan Dinding

genteng

Bahan yang digunakan di bagian atap hunian kebaya adalah genteng atau anyaman daun kirai yang disebut dengan atep. Sedangkan bagian konstruksi kuda-kuda dan gording, menggunakan kayu jenis kecapi atau kayu gowok. Untuk material dindingnya sendiri, biasanya menggunakan jenis kayu yang sama yakni kayu gowok, atau juga dapat menggunakan bambu.

  • Material Struktur

batu kali

Material yang digunakan sebagai pondasi hunian adalah batu kali, yang dimana menggunakan sistem umpak dengan diletakkan di bagian bawah setiap kolom.

  • Ragam Hias

ragam hias

Pada umumnya, rumah kebaya memiliki beragam hias yang begitu spesifik. Adapun guna dari ragam hias ini adalah sebagai dinding pembatas teras, hiasan dinding, dan juga sebagai penutup lubang ventilasi udara.