Ciptakan Nuansa Tradisional Ala Jakarta Dijual Rumah Kamu

rumah kebaya

Daerah Khusus Istimewa Jakarta atau DKI Jakarta, merupakan salah satu kota terbesar di Tanah Air, sekaligus juga merupakan Ibukota Negara Republik Indonesia. Memiliki luas sekitar 661,52 kilometer persegi, dengan jumlah penduduk yang mencapai 10 juta lebih pada tahun 2011. Kota dengan julukan sebagai Kota Metropolitan ini memiliki beragam tempat wisata, dan tentu memiliki kebudayaan sendiri. Jika Kalimantan terkenal dengan suku Dayak, DKI Jakarta terkenal akan suku Betawi.

betawi

Betawi adalah salah satu suku bangsa di Indonesia, yang masyarakatnya bermukim di Jakarta. Menurut beberapa ahli menjelaskan bahwa masyarakat Betawi adalah sekumpulan orang berdarah campuran antar aneka etnis lainnya, yang terlebih dahulu sudah tinggal di Jakarta, seperti orang Melayu, Sunda, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, dan Jawa, serta sejumlah suku pendatang lainnya seperti India, Tionghoa, Eropa, dan Arab.

Seni dan kebudayaan orang-orang Betawi sendiri dapat kita lihat dari beberapa temuan arkeologis, seperti misalnya sejumlah giwang di Babelan, Bekasi pada abad ke 11 masehi. Seiring waktu berjalan, masyarakat asli Betawi mulai tersingkirkan oleh penduduk pendatang. Sehingga mereka memutuskan untuk keluar dan pindah ke pinggiran kota Jakarta, seperti di Banten. Namun, untuk melestarikan kebudayaan asli Betawi, didirikanlah cagar budaya yang terletak di Situ Babakan.

Rumah Kebaya Asli Betawi

rumah kebaya

Jika kamu merupakan orang keturunan asli Betawi, ataupun bukan asli Jakarta sekalipun tapi berniat untuk melestarikan kebudayaan Betawi, kamu dapat melestarikannya dengan cara membangun rumah kebaya untuk tempat tinggal bersama sang keluarga tercinta. Rumah kebaya ini merupakan rumah adat asli Jakarta, oh ya, jika anda tertarik untuk memiliki hunian tradisional ini, anda bisa mendapatkannya di Rumahku.com situs rumah dijual. Adapun disebut dengan hunian kebaya, lantaran memiliki atap yang berbentuk seperti pelana yang dilipat, dan jika kita perhatikan dari sudut samping, lipatan-lipatan tersebut akan terkesan seperti lipatan kebaya.

Ciri khas dari hunian kebaya ini adalah memiliki teras yang cukup luas, dimana berguna sebagai tempat menjamu tamu, dan juga menjadi tempat untuk bersantai. Pada masa lalu, masyarakat kaum Betawi membuat pemakaman di sisi samping rumah, sedangkan di bagian depan untuk membuat sumur.

Menciptakan Suasana Betawi Di Rumah Kamu

Untuk dapat menciptakan suasana khas Betawi di tempat tinggal kamu, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa unsur penting berikut ini. Tentu sebagai pedoman kamu yang ingin membuat suasana ala Betawi. Berikut ulasannya.

  • Material Atap dan Dinding

genteng

Bahan yang digunakan di bagian atap hunian kebaya adalah genteng atau anyaman daun kirai yang disebut dengan atep. Sedangkan bagian konstruksi kuda-kuda dan gording, menggunakan kayu jenis kecapi atau kayu gowok. Untuk material dindingnya sendiri, biasanya menggunakan jenis kayu yang sama yakni kayu gowok, atau juga dapat menggunakan bambu.

  • Material Struktur

batu kali

Material yang digunakan sebagai pondasi hunian adalah batu kali, yang dimana menggunakan sistem umpak dengan diletakkan di bagian bawah setiap kolom.

  • Ragam Hias

ragam hias

Pada umumnya, rumah kebaya memiliki beragam hias yang begitu spesifik. Adapun guna dari ragam hias ini adalah sebagai dinding pembatas teras, hiasan dinding, dan juga sebagai penutup lubang ventilasi udara.